Pertama - tama, tentu saja Artikel ini mengandung spoiler Far From Home, jadi jangan dilanjutkan kalau kalian tidak suka dengan yang namanya spoiler.
Akhir bagi film film Spider-Man: Far From Home merupakan sebuah hal merubah Marvel Cinematic Universe.
Film ini melanjutkan kisah petualangan Spider-Man di MCU sejak kemunculan pertamanya di Captain America: Civil War. Dengan setting waktu setelah film Avengers: Endgame, film ini juga memperlihatkan tentang keadaan seusai kematian Tony Stark.
Kita akan melihat Peter pergi berlibur untuk musim panas ke Eropa bersama teman - temannya, namun kesenangan itu tidak berlangsung lama dikarenakan kemunculan Elementals of Doom dan Mysterio.
Di akhir filmnya juga kita bisa melihat dua adegan post-credit scene yang menjadi sebuah hal yang monumental bagi Spider-Man dan seluruh film - film MCU khususnya di fase 3. Lalu, apa sih penjelasan dari ending Far From Home tersebut?
Bagaimana Spider-Man Mengalahkan Mysterio
Selama ini pihak Sony Pictures dan Marvel Studios ingin kita, para penonton, untuk percaya bahwa Mysterio merupakan “sahabat” dari Peter untuk mengalahkan para monster. Hal ini juga diperkuat dengan pernyataan Jake Gyllenhaal dan Tom Holland di awal promosi filmnya.
Sebagian percaya, sebagian lagi (terutama para pembaca komiknya) tidak. Nyatanya, Mysterio merupakan karakter villain yag sesuai di cerita komiknya.
Ada perbedaan dalam versi adaptasinya ini. Jika dalam komiknya Quentin Beck merupakan aktor dan mantan pemeran pengganti, di film ini dia digambarkan sebagai mantan pegawai Stark yang ingin membalas dendam kepada Iron Man dan seluruh pahlawan lainnya. Selain itu, dia juga ingin menggantikan Iron Man sebagai pahlawan yang dielu-elukan oleh masyarakat.
Dengan kemajuan teknologi yang dimiliknya, Mysterio mampu melampaui dan mengalahkan Spidey di sepanjang filmnya.
Saat pertarungan terakhir di Tower Bridge, dimana Mysterio melepaskan pasukan drones di London, Spidey pada akhirnya berhasil mengalahkan Mysterio dengan percaya pada insting laba-labanya (atau juga disebut Spider sense atau Peter Tingle).
Menggunakan instingnya, Peter mampu melawan ilusi yang diciptakan Mysterio dan mengambil kembali teknologi EDITH milik Tony Stark. Instingnya juga menjadi senjata bagi Peter untuk menghindar dari tembakan Mysterio, yang justru mengarah kepada dirinya sendiri.
Spider-Sense ini sebenarnya jarang diungkapkan di MCU, baru pada film ini terungkap jika kekuatan tersebut masih belum sempurna. Baru di akhir filmnya kita bisa melihat Peter berhasil menguasai insting tersebut.
Spider-Man Bukan Lagi Pahlawan
Film ini mungkin memperlihatkan kita bagaimana Spidey berhasil mengalahkan villain utamanya, Mysterio. Tapi, di akhir filmnya ada kabar buruk bagi Peter. Mysterio mungkin sudah tewas, tapi berbagai hal lainnya masih tetap hidup berkat rencana yang matang.
Dalam adegan Mid-Credit kita melihat Mysterio merekam dirinya sendiri dan memanipulasi “skenario” agar ia terlihat layaknya pahlawan yang di serang Spidey.
Hal tersebut sengaja dilakukan untuk membuat Spider-Man seolah-olah terlihat seperti penjahat yang sesungguhnya, bukan Mysterio. Tapi ada hal mengejutkan lain, dimana J. Jonah Jameson akhirnya muncul namun tetap diperankan oleh J.K. Simmons, aktor pemeran J. Jonah Jameson di trilogi Spidey versi Sam Raimi. Dan Daily Bugle yang bertransformasi menjadi media online.
Disana, Jameson menyiarkan video rekaman tersebut dan di akhir, Jameson mengatakan jika Spider-Man merupakan orang yang bertanggung jawab atas kematian Mysterio.
Kombinasi dari Jameson dan Mysterio tersebut tidak diragukan lagi sudah mencoreng nama Spider-Man. Namun, pertanyaannya adalah apakah warga New York akan percaya dengan hal tersebut? mungkin jawabannya ada di film Spider-Man 3.
Identitas Asli Spider-Man Sudah Diketahui Dunia
Adegan tambahan di mid-credit Far From Homebenar-benar luar biasa,tapi hal itu bukan hanya karena kembalinya Simmons sebagai Jameson dan mengabarkan jika Spidey adalah dalam pembunuhan Mysterio.
Melainkan dalam adegan tersebut juga memperlihatkan jika identitas asli Spider-Man akhirnya terungkap.
Dalam video yang disiarkan oleh Jameson di layar raksasa, Mysterio mengungkapkan kepada dunia sosok dibalik topeng Spider-Man adalah Peter Parker. Hal ini tentunya merubah fondasi awal Spider-Man sebagai seorang karakter.
Selain itu, terungkapnya identitas asli Spidey membuat Peter, MJ, dan bibi May kini dalam bahaya.
Pasalnya dengan identitas yang sudah diketahui, para kriminal dan siapapun yang pernah dikalahkan oleh Spidey akan dengan mudah membalaskan dendamnya. Peter bukanlah Tony, dia merupakan remaja SMA biasa dengan kemampuan tempur yang sangat kurang.
Hal itu akan membuat Peter semakin rentan untuk diserang siapapun. Namun, jalan cerita ini mirip dengan salah satu event di komiknya yaitu “One More Day.”
Dalam cerita tersebut dikisahkan semua identitas rahasia Peter beserta orang-orang terdekatnya sudah terbongkar. Akhirnya Peter membuat perjanjian dengan Mephisto untuk membuat semuanya kembali seperti semula lagi dan melindungi MJ juga bibi May.
Ada yang harus dia korbankan, yaitu pernikahannya. Dalam perjanjian tersebut MJ tidak lagi mengenal sosok Peter. Apakah ada kemungkinan kedepannya kita akan bisa melihat versi live-action dari cerita ini? Tentunyadengan beberapa penyesuaian.
Apa Selanjutnya?
Film Spider-Man: Far From Home tidak memperkenalkan villain siapapun yang akan muncul di film berikutnya, tapi ada beberapa kemungkinan besar yang sudah diberikan petunjuk di dalam filmnya. Proses renovasi gedung Avengers Tower yang kita lihat secara sekilas bisa jadi merupakan gedung yang nantinya akan menjadi gedung Oscorp, dan akan memulai cerita tentang Norman Osborn di film Spider-Man 3.
Dengan Spider-Man yang berada di luar sana mungkin akan memperkenalkan kita pada karakter Kraven the Hunter, apalagi Spider-Man saat ini menjadi perhatian dan incaran dari seluruh dunia. Film ini juga memperkenalkan kita pada seorang penjahat bernama Dmitri, yang kemungkinan selanjutnya akan diperkalkan sebagai Chameleon (nama aslinya adalah Dmitri Smerdyakov). Dmitri sendiri merupakan adik tiri dari Kraven. Jadi, ada kemungkinan Sinister Six akan menjadi musuh yang harus Peter hadapi selanjutnya.
Nick Fury, Skrull dan SWORD
Marvel mungkin terbiasa dengan mengakhiri filmnya dengan berbagai lelucon ringan untuk menetralisir berbagai adegan menegangkan sebelumnya. Tapi, Far From Home justru terus memberikan berbagai kejutan besar di sepanjang film. Salah satu contohnya adalah terungkapnya fakta bahwa Nick Fury dan Maria Hill yang kita lihat di sepanjang film ternyata merupakan Skrull yang menyamar.
Mereka adalah Talos dan Soren, dua Skrull yang diselamatkan Carol Danvers di film Captain Marvel. Sedangkan Nick Fury yang aslinya sendiri sedang “berlibur” berada di luar angkasa. Kita masih belum mengetahui apa yang sedang ia kerjakan disana. Sepertinya Nick tengah dalam sebuah proyek baru untuk membentuk organisasi baru yaitu SWORD. SWORD merupakan kependekan dari Sentient World Observation and Response Department, yang pada dasarnya merupakan SHIELD untuk luar angkasa.
Nick Fury (atau Talos) mengungkapkan jika dirinya tidak mempunyai tim atau sumber daya apapun di bumi ini. Jadi, rasanya wajar jika Nick kemudian mencarinya sampai ke luar angkasa. Melihat apa yang terjadi sebelumnya, Nick Fury kemudian memutuskan untuk “pindah” lokasi tugasnya menuju luar angkasa. Jika Phase 4 nanti memang akan mengangkat cerita bertema kosmik, pembentukan SWORD dirasa pas yang memberikan fungsi yang sama seperti SHIELD di Phase 1 dan 2.
Kemenangan dan Kegagalan Tony Stark
Dibandingkan dengan Homecoming, Far From Home bukan hanya berbeicara tentang Peter Parker, tapi juga mentornya Tony Stark. Tony sudah tidak lagi ada di dunia tersebut, tapi dia masih tetap hidup dalam hati dan pikiran Peter. Berbagai warisan dan juga ide-ide kehidupannya, membantu Spider-Man membentuk karakternya dan juga cerita Spider-man secara keseluruhan.
Iron Man memberikan Spider-Man alat yang dia gunakan untuk mengalahkan Mysterio, termasuk EDITH dan kostum terbarunya. Tapi, yang paling simbolik adalah bagaimana Peter membangun kostumnya sendri, seperti yang dilakukan oleh Tony. Dengan Spider-Man yang tidak pernah menyerah, mampu kembali bangkit, dan memperbaiki kesalahan yang sudah dia buat, Peter berhasil memenangkan pertarungannya.
Tapi, Peter bukanlah Tony dan dia juga bukan Iron Man selanjutnya. Ini merupakan sebuah kemenangan bagi Tony Stark. Apa yang dilakukan oleh Peter tentunya berlainan dengan mereka yang ingin membalaskan dendam kepada Iron Man. Tim bentukan Mysterio berisi mereka yang merupakan mantan pegawai dari Stark, yang memiliki alasan yang sama. Meskipun Tony sudah tiada, teknologinya seperti BARF dan EDITH sama-sama bisa memberikan ancaman kepada dunia jika jatuh ke tangan orang yang salah.
Bagaimana Far From Home Menjadi Landasan Bagi Masa Depan MCU
Spider-Man: Far From Home adalah sebuah titik akhir yang sangat menyenangkan bagi Phase 3 MCU, tapi rasanya bukan Marvel jika mereka tidak meberikan petunjuk apapun tentang rencana mereka kedepannya. Tidak petunjuk yang jelas seperti dalam film-film sebelumnya, tapi tetap filmnya mampu memberikan gambaran kemana arah Phase 4 nanti.
Yang paling jelas adalah ada sebuah petunjuk yang menyebutkan jika kemungkinan besar Spider-Man 3akan dibuat dan hal ini tentunya akan terasa sangat menyenangkan bagi para fans Marvel. Seperti yang disebutkan sebelumnya, dengan identitas Peter yang sudah diketahui publik akan ada banyak orang yang mengincar nyawanya mulai dari Norman Osborn, Scorpion, dan mungkin Kraven.
Semua tantangan tersebut harus Peter lewati sembari juga harus menjalani kehidupan sekolahnya, hubungannya bersama Mary Jane, dan masih banyak lainnya. Di sisi lain Far From Home juga sepertinya memberikan petunjuk lainnya tentang berbagai hal kosmik di Phase 4 mendatang. Contohnya adalah bagaimana SWORD kemungkinan akan memiliki peran penting di film Captain Marvel 2, atau film-film MCU lainnnya.